<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Okto SiLaban &#187; wordpress</title>
	<atom:link href="http://okto.silaban.net/tag/wordpress/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://okto.silaban.net</link>
	<description>Okto SiLaban "Laban" adalah "LabanUx"</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jan 2012 15:46:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
		<item>
		<title>Review eZ Publish CMS</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2009/12/linux/review-ez-publish-cms/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2009/12/linux/review-ez-publish-cms/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 14:07:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[cakephp]]></category>
		<category><![CDATA[cms]]></category>
		<category><![CDATA[drupal]]></category>
		<category><![CDATA[ez publish]]></category>
		<category><![CDATA[media online]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/?p=723</guid>
		<description><![CDATA[Sudah 2 bulan ini saya berkutat dengan CMS eZ Publish ini. CMS ini free, sama seperti Drupal, WordPress ataupun Joomla. Bedanya karena tidak berbasis pengembangan oleh komunitas, dokumentasi terkait relatif sulit didapatkan. Beberapa perbedaan eZ Publish dengan CMS opensource lainnya : Dikembangkan oleh perusahaan (eZ Systems AS, berbasis di Norwegia) Extension (modul/plugin) yang masuk ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah 2 bulan ini saya berkutat dengan <a href="http://ez.no">CMS eZ Publish</a> ini. CMS ini free, sama seperti <a href="http://drupal.org">Drupal</a>, <a href="http://Wordpress.org">WordPress</a> ataupun <a href="http://Joomla.org">Joomla</a>. Bedanya karena tidak berbasis pengembangan oleh komunitas, dokumentasi terkait relatif sulit didapatkan.</p>
<p>Beberapa perbedaan eZ Publish dengan CMS opensource lainnya :</p>
<ol>
<li>Dikembangkan oleh perusahaan (eZ Systems AS, berbasis di Norwegia)</li>
<li><a href="http://ez.no/developer/articles/an_introduction_to_developing_ez_publish_extensions">Extension</a> (modul/plugin) yang masuk ke situs resmi eZ direview dulu dengan ketat oleh eZ Systems. Jadi tidak semua extension kiriman dari komunitas otomatis di approve dan masuk situs resmi mereka.</li>
<li>Fitur yang disediakan secara default sangat banyak (Custom Field *sejenis <a href="http://drupal.org/project/cck">CCK</a> kalau di Drupal*, Polling, Newsletter, Multiple Site, Single sign on, dll).</li>
<li>Secara default memang bisa digunakan sebagai satu CMS untuk beberapa situs. Tapi arti satu CMS disini tidak cuma scriptnya. Jadi bukan cuma satu script untuk beberapa situs sekaligus, melainkan satu CMS itu secara sistem bisa mencakup beberapa situs sekaligus.</li>
<li>Secara default support multiple database (*mmm.. database cluster kali ya istilahnya).</li>
<li>Secara default Cache nya aktif.. *ehm.. super duper aktif malah gan..!</li>
<li>Banyak konfigurasi yang disimpan tidak di database, melainkan di file INI.</li>
<li><a href="http://ez.no/doc/ez_publish/technical_manual/4_x/reference">Templating</a> menggunakan *bahasa* sendiri, yang mirip &#8211; mirip Smarty.</li>
<li>Secara default ada fitur *social network* (saya belum telusuri lebih jauh, tapi setahu saya sangat basic)</li>
<li>Advance user access limitation</li>
<li>Secara default menyediakan fitur Drafting dan Versioning content</li>
<li>Fitur RSS Import tersedia secara default</li>
<li>Semua konten adalah node.. (bahkan user dan kategori *dalam eZ istilahnya Folder* pun adalah node)</li>
<li>Fitur auto resize image sesuai konfigurasinya sangat membantu (Berbahagialah jika anda menggunakan Linux, ImageMagick adalah kuncinya disini)</li>
<li>Menyatakan diri sebagai CMS yang enterprise.. *bagi saya Drupal dan WordPress sih enterprise juga&#8230;, apalagi sangat banyak situs besar yang menggunakan kedua CMS ini (eZ Publish justru sangat jauh jika dibanding kedua CMS itu)</li>
</ol>
<p><strong>Yang saya rasa kurang pas :</strong></p>
<p>Demi kemudahan manajemen sistem, fitur custom field secara default tersedia. Tapi tidak seperti Drupal yang CCK nya menggenerate table baru, eZ Publish memasukkannya dalam field &#8211; field di table MySQL. Akibatnya, setiap query content melakukan query SQL yang cukup berat, karena JOIN query berlapis &#8211; lapis yang dihasilkan. <span id="more-723"></span></p>
<p>Misalkan saja, kita punya tipe content Berita. Dan kita buat custom fields ini : Judul, Sub Judul, Summary, Body, Lokasi, Video, Thumbnail, Tag, Publish Date. Dan beberapa custom fields spesifik (checkbox) : Enable Comment, Show as Flash News.</p>
<p>Jika kita ingin menampilkan suatu detail artikel berita, tentunya semua field diatas diperlukan. Jadi wajar kalau semua field tersebut di-query. Tapi ada kalanya kita hanya ingin menampilkan list 5 berita terbaru di sidebar. Yang kita butuhkan paling hanya  Judul, dan Link nya. Tapi dengan API (?) yang tersedia, kita tidak bisa memanggil hanya Judul dan Link nya saja. Tapi semua field diatas ikut diambil.</p>
<p>Jadi bayangkan saja jika di satu halaman web seperti halaman depan Kompas.com ditampilkan. _Setiap_ Judul berita yang anda lihat itu adalah hasil dari JOIN query berlapis yang mengambil semua field nya. Itu masih ditambah lagi dengan field yang pasti ada dari setiap node (owner, publish date, version, dst..)</p>
<p>Ya, mungkin karena itu eZ Publish menyediakan fasilitas Cache secara default, bahkan sangat agresif.</p>
<p>Ah iya.. dokumentasi..! Karena memang CMS ini tidak begitu popular, seringkali sulit menemukan dokumentasi terkait.</p>
<p><strong>Yang saya rasa asyik :</strong></p>
<p>Development relatif mudah (untuk kebutuhan standar). Walaupun agak tricky. Terutama dibagian template. Seringkali saya menemui kasus yang dengan sebaris PHP bisa diselesaikan, tapi berhubung fungsi tersebut tidak tersedia di template, harus diakali dengan cara lain.</p>
<p>Fitur custom module nya cukup asyik &#8220;dimainkan&#8221;. <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Jadi, kesimpulan saya sejauh ini, situs ini cocok untuk website yang model portal informasi, media, atau publishing. Enak memang managementnya. Dan developmentnya pun cukup mudah. Tapi sepertinya fiturnya yang sangat banyak itu menjadi tidak terpakai ketika permintaan customize sebuah website semakin tinggi. Apalagi di era ke depan, web application, termasuk keterlibatan API lintas webservice akan semakin umum dibutuhkan.</p>
<p>[Catatan]</p>
<p>Mungkin ada beberapa poin yang saya tulis tidak benar, jika ada yang tahu tinggalin komentar ya, saya juga masih mencari tahu soalnya.</p>
<p>** eZ Publish di pagi hari, CakePHP di malam hari **</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2009/12/linux/review-ez-publish-cms/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akhirnya Upgrade WP 2.3.3 ke WP 2.6.3</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2008/11/website/akhirnya-upgrade-wp-233-ke-wp-263/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2008/11/website/akhirnya-upgrade-wp-233-ke-wp-263/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 19:50:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/?p=467</guid>
		<description><![CDATA[Ahh.. akhirnya ku upgrade juga blog ku ini ke WP 2.6.3. Sebenarnya sudah lama sih mau kuupgrade. Tapi setelah lihat &#8211; lihat dan nyoba antarmukanya yang baru, kok rasanya berat yah.. Jadinya males mo upgrade. Tapi setelah versi demi versi berganti, kok malah tambah jauh dengan versi terbarunya. Ntar lama &#8211; lama malah gak kompatibel [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ahh.. akhirnya ku upgrade juga blog ku ini ke WP 2.6.3. Sebenarnya sudah lama sih mau kuupgrade. Tapi setelah lihat &#8211; lihat dan nyoba antarmukanya yang baru, kok rasanya berat yah.. Jadinya males mo upgrade.</p>
<p>Tapi setelah versi demi versi berganti, kok malah tambah jauh dengan versi terbarunya. Ntar lama &#8211; lama malah gak kompatibel deh plugin di blog ini dengan WP yang baru. Tapi kalau dibiarin, malah nambah susah nanti kalau mau upgrade ke versi terakhirnya.</p>
<p>Setelah sedikit bereksperimen coba semua plugin di blog ini di localhost dengan WP 2.6.3, ternyata tidak ada masalah. Plugin yang tidak jalan (seperti kuduga sebelumnya) adalah WP Advance Admin Menu (plugin yang membuat menu &#8211; menu di halaman admin bagian atas itu jadi menu drop down).</p>
<p>Setelah berkutat dengan remote SSH ke server, dalam waktu sekitar 5 menit, blog ini dengan nekat kuupgrade. (tanpa backup DB). Dan akhirnya sejauh ini aku belum menemukan error.. Susah &#8211; susah dikit gak apalah, hitung &#8211; hitung persiapan buat merayakan ulang tahun beberapa hari lagi.. <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Aku juga baru sadar kalau aku make cukup banyak plugin :</p>
<p>- ajaxcomment (biar reply comment lebih mudah)</p>
<p>- matriphe-keycode (hai <a href="http://jengjeng.matriphe.com">Zam</a>.. aku setia lho pake ciptaanmu ini.. he.he..)</p>
<p>- WP-SEO-Master.1.0 (mbuh ini pengaruhnya apa dengan SEO. Perasaan gak ada deh.. Cuma sugesti aja kayaknya..)</p>
<p>- google-analyticator.2.2 (ini baru pasang sekarang, kayaknya lebih gampang daripada hard-coded langsung)</p>
<p>- random-posts (buat naikin lagi konten &#8211; konten lama.. Kadang aku nemuin tulisanku yang lama &#8211; lama. Terus jadi bingung sendiri.. &#8220;Hah?! Masa sih dulu aku nulis kek gitu?!!&#8221; <a href="http://okto.silaban.net/2005/02/general/gagal-tim-robot-krci-hiks-hiks/">Nih contohnya</a>, ha..ha&#8230; Sumpah.. kok waktu bacanya jadi gimanaaa.. gitu.. )</p>
<p>- google-sitemap-generator (dulu jaman Google masih gak seagresif sekarng meng-crawl, kayaknya penting nih. Sekarang.. hmm.. gak tahu deh)</p>
<p>- syntaxhighlighter (cuma pernah dua atau tiga kali dipake dalam tulisanku sebenarnya).</p>
<p>Masih penasaran sebenarnya.., ada yang error gak ya nanti..</p>
<p>Eh, disela &#8211; sela <a href="http://www.plurk.com/user/labanux">nge-plurk</a> masih bisa ngeblog juga ternyata aku. Padahal tadinya males banget mau ikutan nge-plurk. Tapi entah mengapa setelah <a href="http://yahyakurniawan.net/">Om Yahya</a> pm via YM, tiba &#8211; tiba langsung tertarik. Kayaknya Om Yahya punya ilmu pelet Plurk deh.. (curiga)..</p>
<p>Oh iya.. back to topic WordPress 2.6.3 kolom Tag nya ternyata ada autosuggestionnya.. (dance) he..he. (Eh, ngupgrade WP nambah karma gak sih?)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2008/11/website/akhirnya-upgrade-wp-233-ke-wp-263/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BuddyPress = Blog + Social Network</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2008/09/website/buddypress-blog-social-network/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2008/09/website/buddypress-blog-social-network/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2008 02:06:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[social network]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2008/09/website/buddypress-blog-social-network/</guid>
		<description><![CDATA[Mau bikin blog? Bisa daftar di WordPress.com Mau bikin layanan kaya WordPress.com (blognetwork)? Silahkan download scriptnya di MU.wordpress.com Mau bikin blog sendiri, dengan hosting sendiri? Silahkan download engine WordPress nya di WordPress.org Enak ya sekarang, berbagai script jadi udah tersedia.. Apa? Mau bikin portal berita? Bisa tuh pake Drupal.. Mau bikin social network? Pake tuh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2008/08/buddypress.jpg" title="BuddyPress"><img src="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2008/08/buddypress.jpg" alt="BuddyPress" align="left" /></a><em>Mau bikin blog?</em> Bisa daftar di WordPress.com</p>
<p><em>Mau bikin layanan kaya WordPress.com (blognetwork)?</em> Silahkan download scriptnya di <a href="http://MU.wordpress.com">MU.wordpress.com</a></p>
<p><em>Mau bikin blog sendiri, dengan hosting sendiri?</em> Silahkan download engine WordPress nya di WordPress.org</p>
<p>Enak ya sekarang, berbagai script jadi udah tersedia..</p>
<p><em>Apa? Mau bikin portal berita?</em> Bisa tuh pake <a href="http://Drupal.org">Drupal</a>..</p>
<p><em>Mau bikin <a href="http://www.virtual.co.id/blog/web-20/belum-banyak-yang-tahu-social-networking/">social network</a>?</em> Pake tuh <a href="http://www.boonex.com/products/dolphin/">Dolphin</a>..</p>
<p>Kalau mau bikin blognetwork + socialnetwork? Naahh.. bisa tuh pake <a href="http://BuddyPress.org">BuddyPress</a>.</p>
<p><strong>BuddyPress</strong></p>
<p>Jika nanti ada social network baru lagi, kira &#8211; kira orang &#8211; orang mau join gak ya? Soalnya mendaftar di social network baru sama dengan : mengisi profil lagi, mengupload foto &#8211; foto narsis lagi,  &#8220;add friend&#8221; lagi, dst.. Repot kayanya ya.Tapi gimana kalau WordPress.com (yang penggunanya sangat banyak itu) ber-&#8221;transformasi&#8221; menjadi social network? Atau mungkin istilahnya &#8220;di-extend&#8221; kali ya&#8230;</p>
<p>Saya rasa para pengguna WordPress.com pun tidak akan keberatan. Mereka tinggal mengisi tambahan form yang ada, kemudian sudah bisa saling add blog temannya. Kalau dulu cuma bisa saling comment, sekarang bisa saling add sebagai teman juga.. Asyik ya.. Nah, sepertinya itu yang mau dituju sama BuddyPress.</p>
<p>Saya bertanya &#8211; tanya, apa WordPress sedang berusaha merebut pasar social network ya? Mmm..</p>
<p><em>Btw, terus bedanya apa dong sama MySpace atau Friendster, kan mereka juga punya fasilitas blog?</em></p>
<p>&gt; Itu dia.. Kalau MySpace atau Friendster itu social network yang ada fitur blog nya. Kalau BuddyPress, blog yang ada fitur social networknya <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi penasaran, kira &#8211; kira nanti DagDigDug atau BlogDetik ikutan jadi bentuk seperti ini gak ya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2008/09/website/buddypress-blog-social-network/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WordPress 2.5 Akhirnya Resmi Dirilis</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2008/03/website/wordpress-25-akhirnya-resmi-dirilis/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2008/03/website/wordpress-25-akhirnya-resmi-dirilis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 23:54:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[cms]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2008/03/website/wordpress-25-akhirnya-resmi-dirilis/</guid>
		<description><![CDATA[Semalaman ini saya sedang sedikit oprek &#8211; opresk wordpres di salah satu hosting saya. Seperti biasa, saya jalankan secara remote, lewat SSH. Engine WordPress terbaru pun langsung didownload ke server pakai WGET. Setelah selesai, selang sekitar 1 menit saya mendapat &#8220;warning&#8221; (*duuh.. apa ya istilahnya yg tepat?) tentang adanya update untuk WordPress yang sedang saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semalaman ini saya sedang sedikit oprek &#8211; opresk wordpres di salah satu hosting saya. Seperti biasa, saya jalankan secara remote, lewat SSH. Engine WordPress terbaru pun langsung didownload ke server pakai WGET. Setelah selesai, selang sekitar 1 menit saya mendapat &#8220;warning&#8221; (*duuh.. apa ya istilahnya yg tepat?) tentang adanya update untuk WordPress yang sedang saya gunakan. Hah?! Perasaan baru 1 menit lalu download yang terbaru, kok ada update? Ternyata WordPress 2.5 sudah keluar pagi ini, sekitar pukul 6.40 WIB.</p>
<p>Di situs WordPress sendiri ada perubahan yang cukup signifikan. Selain itu kini ada 3 sponsor utama yang bannernya langsung ditempatkan di halaman depan WordPress.org : b5media (blog network semacam Asia Blogging Network), Yahoo! (wow..!), dan People.</p>
<p>Ada satu hal yang cukup menarik perhatian saya. Salah satu alasan mengapa dulu saya begitu menyukai WordPress adalah besar filenya yang hanya sekitar 300KB *dulu*. Tetapi versi 2.5 ini ternyata sudah mencapai 1MB.</p>
<p>Pengen segera upgrade, tapi kok rasanya ragu &#8211; ragu yah.. Soalnya sebelumnya saya dengar ada perubahan yang cukup signifikan pada versi ini. Takutnya blog saya ini malah jadi error.. <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  . Saya tunggu testimoninya bagi yang sudah mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2008/03/website/wordpress-25-akhirnya-resmi-dirilis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

