<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Okto SiLaban &#187; website kreatif</title>
	<atom:link href="http://okto.silaban.net/tag/website-kreatif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://okto.silaban.net</link>
	<description>Okto SiLaban "Laban" adalah "LabanUx"</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jan 2012 15:46:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
		<item>
		<title>Ide &#8211; ide Website yang Tidak (belum) Terealisasi</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2009/05/website/ide-ide-website-yang-tidak-belum-terealisasi/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2009/05/website/ide-ide-website-yang-tidak-belum-terealisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 20:12:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[ide website]]></category>
		<category><![CDATA[website kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/?p=616</guid>
		<description><![CDATA[Dalam waktu dua tahun terakhir ini banyak sekali ide &#8211; ide website yang muncul di kepala saya. Sebagian sangat sederhana, sebagian lagi terlalu kompleks. Sebagian terlihat bisnis modelnya, sebagian lagi tidak jelas bisa dapat uang darimana. Sebagian bisnis modelnya konvensioanl (member / layanan berbayar, iklan, affiliate), sebagian lagi bisnis modelnya unik. Dan yang paling pamungkas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam waktu dua tahun terakhir ini banyak sekali ide &#8211; ide website yang muncul di kepala saya. Sebagian sangat sederhana, sebagian lagi terlalu kompleks. Sebagian terlihat bisnis modelnya, sebagian lagi tidak jelas bisa dapat uang darimana. Sebagian bisnis modelnya konvensioanl (member / layanan berbayar, iklan, affiliate), sebagian lagi bisnis modelnya unik. Dan yang paling pamungkas dari semua itu adalah : tidak (belum) satu pun yang terealisasi !</p>
<p>Kakak saya pernah bertanya, &#8220;Sebenarnya kamu itu mau bikin website apa sih?&#8221;. Dan saya sukses bengong..</p>
<p>Alasannya? Bermacam &#8211; macam. Terlalu panjang kalau ditulis disini.</p>
<p>Jadi, untuk beberapa waktu ke depan, kemungkinan saya akan menulis ide &#8211; ide tersebut di blog saya. Siapa tahu ada yang bisa merealisasikan, saya ikut senang. *sekalian biar ada bahan buat ditulis di blog <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>NB: <a href="http://yodi.web.id">Teman seperjuangan saya ini</a> dulu sama seperti saya, tetapi akhirnya dia bisa menerapkan prinsip JDI (Just Do It), dan merealisasikan satu website yang cukup prospektif, dan mungkin dalam waktu dekat ini bakal launching. Sekarang dalam tahap private beta. (belum berani kasih link, belum dapet ijin).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2009/05/website/ide-ide-website-yang-tidak-belum-terealisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SharingFoto.com &#8211; Dijual Seharga $5000</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2008/02/website/sharingfotocom-dijual-seharga-5000/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2008/02/website/sharingfotocom-dijual-seharga-5000/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Feb 2008 19:44:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[website kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2008/02/website/sharingfotocom-dijual-seharga-5000/</guid>
		<description><![CDATA[SharingFoto.com adalah situs tentang review handphone. Ya..ya.. tentu saja tidak.., dari namanya jelas situs ini adalah situs untuk sharing foto (walaupun selama ini saya tidak berhasil mengupload dan mensharing-kan foto saya ). Selain itu situs ini menyediakan layanan untuk mencetak foto, dan cetak mug sesuai dengan foto yang kita upload, dengan harga Rp 25.000,-. Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://SharingFoto.com">SharingFoto.com</a> adalah situs tentang review handphone. Ya..ya.. tentu saja tidak.., dari namanya jelas situs ini adalah situs untuk sharing foto (walaupun selama ini saya tidak berhasil mengupload dan mensharing-kan foto saya <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  ). Selain itu situs ini menyediakan layanan untuk mencetak foto, dan cetak mug sesuai dengan foto yang kita upload, dengan harga Rp 25.000,-.</p>
<p>Di salah suatu blog saya pernah baca bahwa ini adalah aplikasi web pertama di Indonesia yang menggunakan framework Ruby On Rails. Dan saya pun menemukan situs ini ketika mencari dokumentasi tentang Ruby On Rails.</p>
<p>Hal yang mengejutkan adalah, website yang baru berjalan kurang lebih satu tahun ini akan dijual seharga $5000. Salah seorang programmer dari <a href="http://Rajasa.com">Rajasa</a> (perusahaan yang menaunginya) menuliskan hal ini dalam <a href="http://rajasa.com/blog/2008/01/26/selling-out-sharingfotocom/">blognya</a>.</p>
<p>Tidak dijelaskan secara rinci mengapa akhirnya mereka membuka penawaran untuk membeli situs ini. Tetapi dari salah satu <a href="http://www.sharingfoto.com/blog/?p=37">tulisan di blog resmi dari SharingFoto.com</a> ini, sepertinya mereka hendak bertransformasi menjadi situs yang lebih variatif.</p>
<p>Ahaa&#8230;, akhirnya..! Dari awal saya mengetahui website ini saya sudah teringat tentang CafePress.com. Pernah dengar CafePress.com? Di CafePress ini model bisnisnya adalah seperti ini :<span id="more-328"></span></p>
<blockquote><p>Pengunjung website bisa mengupload gambar / foto. Gambar ini nantinya bisa dicetak di kaos, mug, topi, mousepad, dll. Kaos, mug, topi, dkk itu akan dikirimkan ke anda dengan biaya tertentu.</p>
<p><em>Lalu bagaimana jika anda cuma ingin memasang gambar tersebut padamug, topi, atau kaos tadi, tetapi tidak ingin mencetaknya? (anggaplah sebagai bentuk kreatifitas anda dalam mendesain kaos)</em></p>
<p>Tidak masalah. Bahkan CafePress menghargai hasil karya anda tersebut. Jika anda telah menjadi member, maka desain kaos, topi, mug dll itu bisa anda simpan. Selanjutnya desain anda tersebut akan dipajang di situs CafePress untuk dijual. Dan anda akan mendapatkan persenan dari tiap barang yang terjual.</p>
<p><em>Dan bagaimana dengan mereka yang tidak ingin mendesain? tetapi hanya ingin membeli mug, kaos, topi, dll itu?</em></p>
<p>Anda tetap bebas memilih. Silahkan browse desain &#8211; desain produk yang tersedia. Anda tinggal pilih barang yang anda inginkan, pesan, bayar, dan barang akan dikirimkan ke rumah.</p></blockquote>
<p>Menarik? Tentu saja.. Ini bisnis yang menurut saya sangat berpotensi untuk berkembang di Indonesia. Dan jujur saja, saya hampir membuat bisnis serupa. Tetapi karena satu dan lain hal kami malah membuat <a href="http://otakkiri.com">ini</a>. Yang sederhana dulu mungkin ya.. <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kembali ke SharingFoto. Lalu apakah ini kloning situs? Salahkah? Tidak menurut saya. Karena CafePress saya anggap lebih sebagai sumber inspirasi mereka (jika mereka memang ingin berkembang menjadi seperti CafePress). Bukankah model bisnis sah &#8211; sah saja kalau sama? Bukankah bisnis model seluruh rumah makan Padang di Indonesia sama? Walaupun nama dan manajemennya beda?</p>
<p>Kita nantikan seperti apa SharingFoto yang baru. Kalau mereka bisa menerapkan strategi yang jitu, bukan tidak mungkin mereka bakal jadi situs yang cukup diperhitungkan di ranah dotcom Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2008/02/website/sharingfotocom-dijual-seharga-5000/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HoHoHoMail.com &#8211; Contoh Nyata Bisnis Online Periodik</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2008/02/website/hohohomailcom-contoh-nyata-bisnis-online-periodik/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2008/02/website/hohohomailcom-contoh-nyata-bisnis-online-periodik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Feb 2008 15:53:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[website kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2008/02/website/hohohomailcom-contoh-nyata-bisnis-online-periodik/</guid>
		<description><![CDATA[Natal memang sudah lewat. Tapi situs ini baru saja kutemukan. Situs ini sedikit memberikanku inspirasi tentang bisnis online periodik. Sebagai contoh sederhana bisnis periodik di offline adalah : bisnis pembuatan ketupat (Idul Fitri), jualan pohon Natal, seragam sekolah baru (awal tahun ajaran), dll. Nah apakah di dunia bisnis online juga ada yang seperti ini? Bisnis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Natal memang sudah lewat. Tapi situs ini baru saja kutemukan.</p>
<p><a href="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2008/02/santa.jpg" title="HoHoHoMail.com"><img src="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2008/02/santa.jpg" alt="HoHoHoMail.com" align="left" /></a>Situs ini sedikit memberikanku inspirasi tentang bisnis online periodik. Sebagai contoh sederhana bisnis periodik di offline adalah : bisnis pembuatan ketupat (Idul Fitri), jualan pohon Natal<strong>,</strong> seragam sekolah baru (awal tahun ajaran), dll. Nah apakah di dunia <strong>bisnis online</strong> juga ada yang seperti ini? Bisnis yang baru berjalan hanya dalam satu masa setiap tahunnya? Ini buktinya :</p>
<p><strong><a href="http://HoHoHoMail.com">HoHoHoMail.com</a></strong>, sebuah situs yang didirikan oleh seorang wanita paruh baya, <strong><a href="http://lisa.myfreelanceportfolio.com/">Lisa Gianetti</a></strong>. Situs ini menyediakan layanan pengiriman kartu Natal custom buat anak &#8211; anak. Kartu Natal ini nantinya berisi foto Santa Klaus (ukuran 5&#215;7), dan dilengkapi dengan pesan khusus (sesuai permintaan), dan ditulis dengan tangan.</p>
<p>Kartu ini bisa dipesan oleh siapa saja, untuk seseorang yang spesial. Biasanya sih dari orang tua kepada anak &#8211; anak. Pemesanan pun dibagi jadi dua sesi : sebelum 20 November, dan setelah 20 November.</p>
<p>Yang membuat spesial, nantinya kartu itu akan dikirim dari kutub utara (dibuktikan dengan cap pos). Tapi khusus untuk yang memesan sebelum tanggal 20 November.</p>
<p>Website yang kreatif. Ide nya sederhana, tetapi bagi seorang anak kecil, tentunya akan merasa sangat gembira mendapatkan kartu Natal &#8220;asli&#8221; dari Santa Klaus, lengkap dengan pesan pribadi untuknya. Dan untuk layanan ini pun hanya dikenakan biaya $9.95 (cukup murah untuk ukuran US).</p>
<p>Jujur, saya bertanya &#8211; tanya, dengan bisnis yang pastinya hanya bisa berjalan di akhir tahun ini (tidak mungkin kan mengirimkan kartu Natal di bulan Agustus..), apakah tetap bisa menguntungkan? Menurut saya website ini sepertinya hanya menjadi sumber masukan sampingan. Karena Lisa Gianetti adalah seorang copywriter dan programmer.</p>
<p>Apakah di Indonesia ada bisnis online semacam ini? Karena setahu saya yang terbanyak masih seputar <strong><a href="http://google.com/adsense">Google AdSense</a></strong>. <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2008/02/website/hohohomailcom-contoh-nyata-bisnis-online-periodik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>YogYES.com &#8211; Tak Perlu Berwisata Modal Nekat di Jogja</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2007/12/website/yogyescom-tak-perlu-berwisata-modal-nekat-di-jogja/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2007/12/website/yogyescom-tak-perlu-berwisata-modal-nekat-di-jogja/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Dec 2007 15:10:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[website kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2007/12/website/yogyescom-tak-perlu-berwisata-modal-nekat-di-jogja/</guid>
		<description><![CDATA[Ini kisah nyata saya dengan beberapa teman lama saya (teman SMP yang sudah tidak pernah bertemu selama 7 tahun). Waktu itu malam hari, sekitar pukul 19.00 ada SMS dari Evan (temen lama ku itu), isinya &#8220;Ban.. , besok aku sampe di Jogja sama Lusi (temen lamaku satu lagi). Kami berangkat dari Bandung malem ini. Jemput [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2007/12/yogyes.jpg" title="YogYES.com"><img src="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2007/12/yogyes.jpg" alt="YogYES.com" align="left" /></a><em>Ini kisah nyata saya dengan beberapa teman lama saya (teman SMP yang sudah tidak pernah bertemu selama 7 tahun).</em></p>
<p>Waktu itu malam hari, sekitar pukul 19.00 ada SMS dari Evan (temen lama ku itu), isinya &#8220;Ban.. , besok aku sampe di Jogja sama Lusi (temen lamaku satu lagi). Kami berangkat dari Bandung malem ini. Jemput ya.., eh iya aku nginep tempatmu ya..&#8221;</p>
<p>Kaget juga waktu bacanya. Soalnya kita sudah 7 tahun tidak pernah bertemu ataupun saling berkabar satu sama lain. Malah aku waktu itu belum ingat sama yang namanya Lusi.</p>
<p>Singkat cerita, mereka sudah di Jogja. Kemudian mereka minta ditemenin jalan &#8211; jalan ke tempat &#8211; tempat wisata di Jogja. Aku sendiri 4 tahun lebih kuliah di Jogja tidak tahu dimana saja tempat wisata di Jogja, selain yang standar semacam : Kaliurang, Keraton, Parangtritis, Candi Prambanan, Benteng Vredeburg, dkk. Akhirnya kelabakan sendiri, tanya &#8211; tanya temen sana &#8211; sini. Ditemani Fitri, temen SMP-ku yang juga kuliah di UGM, jadilah kami mengunjungi tempat &#8211; tempat wisata yang, jujur saya sendiri baru pertama kali mendatanginya. Jadi saya dan teman &#8211; teman lama dari Bandung itu sebenarnya sama &#8211; sama wisata.</p>
<p>Setelah mereka pulang ke Bandung, saya berpikir. Harusnya mereka bisa saya bawa ke tempat wisata yang lebih &#8220;berasa&#8221;. Yang enggak standar, dan berkesan. Tapi dimana aku bisa dapat informasinya.. Kepikiran sesaat untuk membuka Google. Dan..  &#8220;Arrrgghh&#8230;&#8230;!!! Bukankah ada situs <a href="http://YogYES.com">YogYES.com</a> ??!! Saya tahu situs ini. Tetapi mengapa saya tidak melihatnya terlebih dahululu sebelum menemani mereka berwisata.. &#8221;</p>
<p>YogYES punya kampanye yang namanya <a href="http://www.yogyes.com/en/tour-de-djokdja/">Tour de Djokja</a>. Disini diulas puluhan tempat wisata yang ada di Jogja (kalau gak salah data ini pun diupdate dan bertambah terus. Dan ini dilengkapi dengan fitur teranyar dari mereka : <a href="http://www.yogyes.com/en/yogyakarta-map/">Yogyakarta Map</a>. Suatu fitur yang sangat luar biasa. Saya belum menemukan situs katalog wisata lainnya yang dilengkapi fitur peta interaktif seinformatif YogYES.</p>
<p>Jadi kalau anda punya rencana berwisata di Jogja, saya rasa dengan mengikuti petunjuk Tour de Djokja ini anda belum puas menikmati Jogja dalam waktu sebulan..</p>
<p>Dan lain kali kalau ada kerabat anda yang minta ditemani berwisata, sepertinya YogYES.com harus jadi panduan utama. Soalnya hal ini tidak mungkin dilakukan dengan mengikuti petunjuk si situs 17,5M (<a href="http://my-indonesia.info">my-indonesia.info</a>)..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2007/12/website/yogyescom-tak-perlu-berwisata-modal-nekat-di-jogja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Review Situs &#8211; situs &#8220;Hebat&#8221; di Yahoo! POTW</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2007/12/website/situs-situs-dengan-tujuan-sosial-di-yahoo-potw/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2007/12/website/situs-situs-dengan-tujuan-sosial-di-yahoo-potw/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Dec 2007 13:57:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[website kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[yahoo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2007/12/website/situs-situs-dengan-tujuan-sosial-di-yahoo-potw/</guid>
		<description><![CDATA[POTW singkatan dari People Of The Web. Saya tidak tahu sudah berapa lama situs ini ada. Tetapi sepertinya belum lama. Situs yang beralamat di potw.news.yahoo.com ini berisi tulisan &#8211; tulisan &#8220;feature&#8221; mengenai website &#8211; website hebat. Bukan berarti harus situs &#8211; situs sekelas Facebook, MySpace, Detikcom(?), dll. Tetapi situs &#8211; situs yang punya pesan &#8211; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2007/12/potw.jpg" title="POTW"><img src="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2007/12/potw.jpg" alt="POTW" align="left" /></a>POTW singkatan dari People Of The Web. Saya tidak tahu sudah berapa lama situs ini ada. Tetapi sepertinya belum lama. Situs yang beralamat di <a href="http://potw.news.yahoo.com">potw.news.yahoo.com</a> ini berisi tulisan &#8211; tulisan &#8220;feature&#8221; mengenai website &#8211; website hebat. Bukan berarti harus situs &#8211; situs sekelas Facebook, MySpace, Detikcom(?), dll. Tetapi situs &#8211; situs yang punya pesan &#8211; pesan khusus dibaliknya, atau situs &#8211; situs yang mempunyai kisah atau sejarah yang luar biasa dibaliknya.  Feature yang dimaksud di sini adalah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/News_style#Feature_style">feature dalam istilah jurnalistik</a>.</p>
<p>Salah satu contohnya adalah review tentang situs <a href="http://Whateverlife.com">Whateverlife.com</a>. Situs yang cukup membuat gempar para &#8220;pencari uang&#8221; di internet. Pemiliknya adalah seorang gadis berumur 17 tahun, <a href="http://potw.news.yahoo.com/s/potw/52250/teen-millionaire;_ylt=AnEmwV2UI8hu7Y7V61Duu9sKwId4">Ashley Qualls</a>. Ia mendapat lebih dari $1 juta per tahunnya dari situsnya ini. Bung Pogung177.com juga pernah menulis tentang ini dalam <a href="http://www.pogung177.com/2007/09/17-years-teen-make-70000-a-month-from-adsense/">blognya</a>.</p>
<p>Atau mungkin anda perlu membaca situs ini juga : <a href="http://us.lrd.yahoo.com/_ylt=AoWlM4w96l8ixbAajd1aFM8KwId4/SIG=10v1itfib/**http%3A//myfreeimplants.com/">MyFreeImplants.com</a> . Di sini adalah tempat dimana para wanita yang ingin melakukan implant pada payudara mereka (yang menurut mereka &#8220;maaf&#8221; kurang besar), tetapi tidak punya uang. Mereka akan mendapatkan uang melalui situs ini. Caranya setiap pria atau siapa saja bisa bergabung di situs ini dengan membayar sejumlah uang. Lama keanggotaannya beragam, ada yang satu bulan, tiga bulan, dsb. Dengan menjadi member situs ini, mereka bisa mendapatkan akses terhadap profil dan foto gadis &#8211; gadis tersebut (foto ketika mereka dalam keadaan &#8220;polos&#8221;) tentunya. Cukup gila memang. Kalau saya bilang sih ini PORNOGRAFI !!. Edan.. <span id="more-268"></span>Di POTW, Yahoo! juga menuliskan sekaligus ikut mempromosikan situs &#8211; situs yang bertujuan sosial. Beberapa situs yang ditulis Yahoo! saat saya mengunjunginya : <a href="http://MalariaNoMore.org">MalariaNoMore.org</a>, <a href="http://LittleFeet.com">LittleFeet.com</a>, dan <a href="http://Kiva.org">Kiva.org</a>.</p>
<p>MalariaNoMore.org : Situs yang berisi informasi tentang malaria. Baik tentang penyakitnya sendiri, hingga bagaimana mencegah dan mengobatinya.</p>
<p>LittleFeet.com : Ini merupakan situs dari lembaga nirlaba. Mereka menyediakan bola kaki untuk dibeli. Setiap ada yang membeli satu bola kaki dari mereka, maka akan ada satu bola kaki dikirim bagi anak &#8211; anak di negara miskin, atau daerah yang sedang berada dalam masa konflik atau pasca konflik, ataupun daerah bencana.</p>
<p>Kivia.com : Menyediakan jaringan agar anda bisa meminjamkan uang kepada penduduk di negara miskin, sehingga mereka bisa membangun usaha demi menghidupi mereka sendiri. Uang anda akan diawasi penyalurannya oleh Kivia.com, sampai akhirnya uang tersebut dikembalikan lagi ke anda.</p>
<p>POTW menyatakan, kalau anda menemui situs &#8211; situs semacam itu, silahkan beritahu mereka untuk ditulis.</p>
<p>Saya rasa dari Indonesia situs <a href="http://TunasCendekia.org">TunasCendekia.org</a> bisa masuk. Hanya saja mungkin kendala bahasa bakal menyulitkan mereka. Atau ada yang mau menerjemahkannya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2007/12/website/situs-situs-dengan-tujuan-sosial-di-yahoo-potw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jamendo.com &#8211; Sebuah Contoh Nyata Musik Gratis dan Legal</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2007/12/linux/jamendocom-sebuah-contoh-nyata-musik-gratis-dan-legal/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2007/12/linux/jamendocom-sebuah-contoh-nyata-musik-gratis-dan-legal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Dec 2007 11:13:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[opensource]]></category>
		<category><![CDATA[social network]]></category>
		<category><![CDATA[website kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2007/12/linux/jamendocom-sebuah-contoh-nyata-musik-gratis-dan-legal/</guid>
		<description><![CDATA[Dulu saya sempat menulis sebuah konsep tentang kira &#8211; kira seperti apa industri musik(Indonesia khususnya) nantinya. Silahkan dibaca disini. Detail konsepnya memang tidak saya tulis. Tetapi intinya saya menginginkan (atau ingin membuat) situs yang berisi koleksi lagu &#8211; lagu (baik dalam format mp3 maupun ogg) dari musisi &#8211; musisi Indonesia. Tetapi bukan yang bajakan, atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Jamendo.com" title="Jamendo.com"><img src="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2007/12/jamendo.jpg" alt="Jamendo.com" align="left" /></a>Dulu saya sempat menulis sebuah konsep tentang kira &#8211; kira seperti apa industri musik(Indonesia khususnya) nantinya. Silahkan dibaca <a href="http://okto.silaban.net/2007/10/music-guitar/saatnya-band-musisi-tidak-menjual-lagu/">disini</a>. Detail konsepnya memang tidak saya tulis. Tetapi intinya saya menginginkan (atau ingin membuat) situs yang berisi koleksi lagu &#8211; lagu (baik dalam format mp3 maupun ogg) dari musisi &#8211; musisi Indonesia. Tetapi bukan yang bajakan, atau ilegal. Melainkan legal. Jadi yang saya harapkan si pemilik lagu sendiri yang mengupload lagunya disini. Dan disediakan bebas untuk didownload secara gratis. Dan lebih jauh lagi, saya menginginkan agar website ini harus dibangun di atas sistem operasi Linux, dengan software &#8211; software legal. Untuk hal ini saya tidak tahu apakah Jamendo juga melakukan hal yang sama, mengingat pendirinya juga adalah seorang Linuxer (founder dari <a href="Lynucs.org">Lynucs.org</a>). Ia juga teman dari <a href="http://www.indidea.org/gael/blog/">Gael Duval</a> (pendiri distro Mandrake Linux), yang sudah keluar dari Mandrake dan membuat distro baru <a href="http://www.ulteo.com/">Ulteo</a>.</p>
<p>Sebagian musisi mungkin akan khawatir dengan hak cipta lagu dalam website Jamendo tersebut. Tetapi ini bisa ditangani dengan model lisensi dari <a href="http://creativecommons.org/">Creative Commons License</a>. Sedangkan mengenai bagaimana si musisi tersebut mendapatkan royalti/bayaran/ atau apapun yang intinya adalah &#8220;penghargaan&#8221; atas karya ciptanya, bisa dibaca pada <a href="http://okto.silaban.net/2007/10/music-guitar/saatnya-band-musisi-tidak-menjual-lagu/">tulisan saya tadi itu</a>. Jamendo sendiri menyediakan opsi bagi hasil dari iklan di websitenya (dengan ketentuan tertentu) bagi musisi dan donasi dari user yang mendownload website tersebut.</p>
<p>Jamendo.com sendiri bagi saya merupakan &#8220;A Proof of Concept&#8221; dari apa yang saya bayangkan. Dan Jamendo melakukannya dengan sangat baik. Dan tidak hanya bagaimana musisi mendapat uang atas hasil karyanya yang di jelaskan dengan transparan, tetapi bagaimana Jamendo menghasilkan uang dari website nya tersebut pun dijelaskan.</p>
<p>Bagi para musisi, di Jamendo.com anda bisa mengupload lagu &#8211; lagu hasil karya anda sendiri. Syaratnya <span id="more-262"></span>lagu hasil karya anda ini berlisensi Creative Commons. Kemudian anda bisa berbagi (share) lagu ini dengan teman &#8211; teman anggota Jamendo.com, karena Jamendo juga menyediakan fasilitas social network seperti Friendster dan MySpace. Saat ini sebagian besar isinya masih musik &#8211; musik dari Perancis, karena memang pendirinya adalah warga Perancis dan publikasinya sebagian besar dilakukan di Perancis dan negara &#8211; negara Eropa.</p>
<p>Bagi pengguna biasa anda bisa bebas mendownload lagu disini. Baik satu album penuh, ataupun per-track. Selain itu anda pun bisa menghasilkan uang juga melalui situs ini. Silahkan kunjungi situsnya untuk keterangan lebih lengkap.</p>
<p>Founder dari Jamendo.com adalah <a href="http://www.sylvainzimmer.com/">Sylvain Zimmer</a>, seorang *mantan* mahasiswa Informatics &amp; Applied Mathematics, <a href="http://www.ensimag.fr/25182021/0/fiche___pagelibre/">ENSIMAG</a> &#8211; Perancis. Dan Sylvain Zimmer sendiri adalah seorang <a href="http://www.sylvainzimmer.com/2006/09/06/richard-stallman-gael-duval-and-me/">&#8220;pejuang&#8221; open source</a> dan juga Linuxer.</p>
<p>Hal yang cukup menarik disini adalah sepertinya bisnis opensource sepertinya memang tidak bisa dipisahkan dari dunia website. Saya masih menantikan (dan coba &#8211; coba merancang) bisnis seperti ini di Indonesia. Ayo..!</p>
<p>Satu hal lagi, ini juga bukti nyata dari : Bisnis, Website, OpenSource dan Linux bisa berjalan secara sinergi dan memberikan hasil yang luar biasa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2007/12/linux/jamendocom-sebuah-contoh-nyata-musik-gratis-dan-legal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wakoopa.com &#8211; yang Tahu Software</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2007/12/website/wakoopacom-yang-tahu-software/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2007/12/website/wakoopacom-yang-tahu-software/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2007 04:16:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[jejaring sosial]]></category>
		<category><![CDATA[social network]]></category>
		<category><![CDATA[website kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2007/12/website/wakoopacom-yang-tahu-software/</guid>
		<description><![CDATA[Terjemahan bebasnya memang jadi aneh. Aslinya sih tag line nya : Wakoopa knows software.. Situs ini didirikan oleh dua orang anak muda yang saat ini masih berumur dibawah 25 tahun (!). Wakoopa yang berkantor di Belanda ini memiliki halaman About nya yang menurut saya pribadi sangat menarik. Tak hanya tulisan, tapi disertai gambar. Jadi kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://okto.silaban.net/2007/12/website/wakoopacom-yang-tahu-software/wakoopacom/" rel="attachment wp-att-256" title="Wakoopa.com"><img src="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2007/12/wakoopa.jpg" alt="Wakoopa.com" align="left" /></a>Terjemahan bebasnya memang jadi aneh. Aslinya sih tag line nya : Wakoopa knows software.. Situs ini didirikan oleh dua orang anak muda yang saat ini masih berumur dibawah 25 tahun (!). Wakoopa yang berkantor di Belanda ini memiliki halaman <a href="http://wakoopa.com/about/team">About</a> nya yang menurut saya pribadi sangat menarik. Tak hanya tulisan, tapi disertai gambar. Jadi kita bisa melihat lebih dekat. Coba saja bandingkan dengan situs &#8211; situr lainnya, bahkan yang mainstream sekalipun, sekelas Google dan Yahoo!, tidak disertakan foto &#8211; foto kantor mereka di halaman About nya.</p>
<p>Dari beberapa <a href="http://www.planetrubyonrails.org">sumber di internet</a>, disebutkan juga kalau Wakoopa dibangun dengan <a href="http://www.rubyonrails.org">Ruby on Rails</a> (sepertinya RoR memang makin menguasai pasar ya..). Tetapi di webnya sendiri tidak saya temukan pernyataan itu.</p>
<p>Seperti kebanyakan situs jejaring sosial, konsepnya adalah user generated content.  Dan tidak berhenti sampai disitu, Wakoopa juga menyediakan API bagi membernya. Sepertinya ketersediaan API mulai menjadi standar baru Web 2.0 ya?</p>
<p>Wakoopa ini sendiri merupakan situs social network (jejaring sosial?). Bedanya sama Friendster, MySpace, Facebook? Pada dasarnya sama, yang bikin beda cuma dia menargetkan ke pengguna spesifik. Seperti <a href="http://HuiTalk.com">HuiTalk.com</a> (khusus buat saling belajar berbagai bahasa), <a href="http://ProjectOpus.com">ProjectOpus.com</a> (khusus buat saling bertukar &amp; berjual beli lagu &#8211; lagu sendiri). Kalau Wakoopa mengkhususkan pada pengguna software. Lho? Semua pengguna komputer pasti pengguna software kan?</p>
<p>Tadinya aku juga agak bingung, ternyata konsepnya seperti ini :<span id="more-255"></span></p>
<ol>
<li>User mendaftar di Wakoopa</li>
<li>User mendownload aplikasi (software) dari Wakoopa</li>
<li>Aplikasi dari mereka tadi diinstal dan dijalankan di komputer user. Aplikasi  ini akan mencatat software &#8211; software apa saja yang user gunakan.</li>
<li>Data ini nantinya akan masuk ke profil user di Wakoopa. Jadi nanti di profil si user akan keliatan aplikasi apa yang paling sering dia pakai. Dengan begitu secara tidak langsung dia men-share kepada orang lain apa software &#8211; software yang dia gunakan. Dengan begitu ketika orang lain mencari software tertentu yang dia tidak tahu namanya, dia bisa lihat &#8211; lihat disini.</li>
</ol>
<p>Wakoopa juga menyediakan statistik secara global di halaman depannya. Jadi, kita bisa tahu software apa yang paling populer diantara member Wakoopa. Cukup sesuai dengan tag-line mereka.</p>
<p>Satu hal yang agak mengganjal hanya logonya. Tertulis di logonya : Wakcopa, tetapi di semua bagian di website tersebut (termasuk domain) selalu disebut Wakoopa. Kok agak aneh yah..?</p>
<p>Ya terlepas dari itu..,  kedua pendiri perusahaan ini sangat muda. Wouter Broekhof saat ini masih berumur 22 tahun dan Robert Gaal saat ini 23 tahun. Saya sendiri 22 tahun, dan perusahaan saya.. arrrrgghh&#8230;!!, business plan nya aja belum dibuat..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2007/12/website/wakoopacom-yang-tahu-software/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kami Tak Takut pada Google ! (&amp; Microsoft?)</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2007/12/linux/kami-tak-takut-pada-google-microsoft/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2007/12/linux/kami-tak-takut-pada-google-microsoft/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Dec 2007 16:59:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[website kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2007/12/linux/kami-tak-takut-pada-google-microsoft/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;We are not afraid of Google!.. from Quintura with Love&#8221; Begitulah iklan Quintura.com pada situs ReadWrite.com. Pada awalnya saya bingung, ini maksudnya apa? Apa mereka juga search engine juga? Akhirnya saya tekan Ctrl+Tab di Iceweasel (Firefox di Debian Linux) saya. Dan dugaan saya ternyata benar. Ini adalah search engine. Quintura sendiri sepertinya tidak menggunakan engine [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://okto.silaban.net/2007/12/linux/kami-tak-takut-pada-google-microsoft/quinturacom/" rel="attachment wp-att-254" title="Quintura.com"><img src="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2007/12/quintura.jpg" alt="Quintura.com" align="left" /></a><em>&#8220;We are not afraid of Google!..  from Quintura with Love&#8221;</em></p>
<p>Begitulah iklan <a href="http://Quintura.com">Quintura.com</a> pada situs <a href="http://ReadWrite.com">ReadWrite.com</a>. Pada awalnya saya bingung, ini maksudnya apa? Apa mereka juga search engine juga? Akhirnya saya tekan Ctrl+Tab di Iceweasel (Firefox di Debian Linux) saya. Dan dugaan saya ternyata benar. Ini adalah search engine.</p>
<p>Quintura sendiri sepertinya tidak menggunakan engine mereka sendiri, di bagian FAQ nya mereka menyebutkan bahwa mereka menggunakan teknologi Yahoo! Index. Kalau kita melongok ke bagian History disebutkan juga kalau Quintura ini diawali dengan penelitian mereka mengenai neural network saat mereka masih menjadi mahasiswa (tahun 1989).  Jadi bersemangatlah <strike>kalian</strike> kita yang masih meneliti di perguruan tinggi ini, siapa tahu nanti menjadi sukses dengan bekal ilmu itu.. (*menyemangati diri sendiri..).</p>
<p>Kembali ke iklan tadi. Aku sendiri tidak tahu apakah iklan tersebut resmi dari Quintura (sepertinya sih iya..). Tetapi iklan yang betul &#8211; betul frontal ini memang menggugahku untuk mengkliknya, dan mencobanya.</p>
<p>Lalu bagaimana cara mengetes suatu search engine itu sudah bekerja baik atau belum? Saya sendiri mempunya trik pribadi. Saya mencoba mencari dengan kata kunci &#8220;Okto Silaban&#8221;. Eitss sabar.. Bukan.., bukan mau narsis kok.. Pertimbangannya gini. Di Internet ini banyak sekali informasi, jadi kalau kita mencoba dengan menggunakan kata kunci yang umum seperti &#8220;cars reviews, lowongan kerja&#8221;, dll.. tentu saja ada hasilnya. Lalu bagaimana jika diberikan kata kunci yang tidak umum.., atau diisi dengan nama anda masing &#8211; masing? (kecuali nama anda pasaran ya..) Jika dia berhasil menemukan halaman yang benar, saya anggap search engine tersebut bisa menjadi alternatif Google.</p>
<p>Lalu kok ada embel &#8211; embel Microsoft di judul tulisan ini? Saya terinspirasi untuk membuat banner serupa buat para Linuxer. Dengan tulisan &#8220;We are not afraid of Microsoft.. from Linuxer with Love..!&#8221;. Keren kali ya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2007/12/linux/kami-tak-takut-pada-google-microsoft/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DeathClock.com &#8211; Mengetahui Kapan Anda Akan Mati !</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2007/12/general/deathclockcom-mengetahui-kapan-anda-akan-mati/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2007/12/general/deathclockcom-mengetahui-kapan-anda-akan-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Dec 2007 19:50:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[website kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2007/12/general/deathclockcom-mengetahui-kapan-anda-akan-mati/</guid>
		<description><![CDATA[Anda *seharusnya* tahu kapan anda lahir. Mungkin juga tahu kapan teman &#8211; teman, atau saudara anda lahir. Tapi anda tahu kapan anda *mungkin* akan mati? Situs DeathClock.com memberikan perkiraannya. Saya sendiri tidak tahu bagaimana metode mereka menemukan waktu kematian seseorang. Hanya saja, melihat referensi yang tertera di footer-nya. Sepertinya mereka tidak asal menghitung. Ini kutipan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://okto.silaban.net/2007/12/general/deathclockcom-mengetahui-kapan-anda-akan-mati/deathclockcom/" rel="attachment wp-att-250" title="DeathClock.com"><img src="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2007/12/deathclock.jpg" alt="DeathClock.com" align="left" /></a>Anda *seharusnya* tahu kapan anda lahir. Mungkin juga tahu kapan teman &#8211; teman, atau saudara anda lahir. Tapi anda tahu kapan anda *mungkin* akan mati? Situs <a href="http://DeathClock.com">DeathClock.com</a> memberikan perkiraannya. Saya sendiri tidak tahu bagaimana metode mereka menemukan waktu kematian seseorang. Hanya saja, melihat referensi yang tertera di footer-nya. Sepertinya mereka tidak asal menghitung.</p>
<p>Ini kutipan dari webnya mengenai referensi mereka :</p>
<blockquote><p> Fontaine KR, Redden DT, Wang C, Westfall AO, Allison DB. Years of life lost due to obesity. JAMA. 2003 Jan 8;289(2):187-93. Rogers RG, Powell-Griner E. Life expectancies of cigarette smokers and non-smokers in the United States. Soc Sci Med 1991;32 (10):1151-1159.<br />
CIA World Factbook: Life expectancy</p></blockquote>
<p>Jadi, sudah tahu kapan kira &#8211; kira <strike>anda</strike> seseorang akan mati?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2007/12/general/deathclockcom-mengetahui-kapan-anda-akan-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BluePulse.com Free Mobile Social Messenger</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2007/11/website/bluepulsecom-free-mobile-social-messenger/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2007/11/website/bluepulsecom-free-mobile-social-messenger/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Nov 2007 18:08:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[ide]]></category>
		<category><![CDATA[mobile]]></category>
		<category><![CDATA[sosial network]]></category>
		<category><![CDATA[website kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2007/11/website/bluepulsecom-free-mobile-social-messenger/</guid>
		<description><![CDATA[Anda tahu alamat email teman anda? Atau nomor HP nya? Atau mungkin anda ikut dalam suatu komunitas, misal : komunitas gitaris, komunitas panjat gunung, dll? Bagaimana cara anda menghubungi mereka secara mobile (satu &#8211; satu ataupun sekaligus) ? Padahal dari tiap orang dalam komunitas itu anda tidak memiliki semua kontaknya. Satu orang hanya nomor HP [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2007/11/bluepulse.jpg" title="BluePulse"><img src="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2007/11/bluepulse.jpg" alt="BluePulse" align="left" /></a>Anda tahu alamat email teman anda? Atau nomor HP nya? Atau mungkin anda ikut dalam suatu komunitas, misal : komunitas gitaris, komunitas panjat gunung, dll? Bagaimana cara anda menghubungi mereka secara mobile (satu &#8211; satu ataupun sekaligus) ? Padahal dari tiap orang dalam komunitas itu anda tidak memiliki semua kontaknya. Satu orang hanya nomor HP nya, satu lagi hanya alamat emailnya, dst.</p>
<p>BluePulse.com yang didirikan oleh Ben Keighran (25 th) ini menyediakan aplikasi mobile untuk mengatasi solusi ini.  Begini cara kerjanya :<span id="more-227"></span></p>
<ol>
<li> Anda mendaftar di BluePulse.com (gratis)</li>
<li>Buka alamat BluePulse.com dari XHTML browser di Cell Phone anda.</li>
<li>Login.</li>
<li>Silahkan cari profil teman &#8211; teman anda untuk di add (seperti halnya di Friendster)</li>
<li>Ketika anda akan mengirim pesan ke mereka, anda tinggal pilih dari daftar teman di profil anda. Anda bisa mengirim ke satu orang atau ke banyak orang sekaligus.</li>
<li>Jika ada pesan masuk, akan ada SMS alert dari BluePulse. Tapi ini bisa juga dinonaktifkan.</li>
<li>Layanan ini gratis, tetapi anda akan dikenakan biaya akses internet oleh provider anda (kalau di Indonesia ya Indosat, Telkomsel, XL,dll).</li>
</ol>
<p>Situsnya sendiri mengklaim bahwa mereka telah memiliki 40 juta member. Cuma tidak disebutkan, apakah ada yang dari Indonesia. Mau coba?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2007/11/website/bluepulsecom-free-mobile-social-messenger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

