<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Okto SiLaban &#187; Kampus</title>
	<atom:link href="http://okto.silaban.net/category/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://okto.silaban.net</link>
	<description>Okto SiLaban "Laban" adalah "LabanUx"</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jan 2012 15:46:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
		<item>
		<title>Masa Tiba &#8211; tiba Pulang Kampung terus Ternak Ayam ?</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2011/05/general/masa-tiba-tiba-pulang-kampung-terus-ternak-ayam/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2011/05/general/masa-tiba-tiba-pulang-kampung-terus-ternak-ayam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 May 2011 17:44:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/?p=950</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa Minggu lalu tak sengaja bertemu teman lama di Jogja yang sekarang bekerja di sebuah perusahaan lokal di bidang makanan di Jakarta. Walaupun ini perusahaan lokal, tapi produknya udah jadi salah satu top brand di Indonesia, bahkan sudah mendunia. Anda &#8211; anda pasti tahu merk apa itu. Ekspansi nya sudah ke mancanegara. Setelah bincang &#8211; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa Minggu lalu tak sengaja bertemu teman lama di Jogja yang sekarang bekerja di sebuah perusahaan lokal di bidang makanan di Jakarta. Walaupun ini perusahaan lokal, tapi produknya udah jadi salah satu top brand di Indonesia, bahkan sudah mendunia. Anda &#8211; anda pasti tahu merk apa itu. Ekspansi nya sudah ke mancanegara.</p>
<p>Setelah bincang &#8211; bincang ngalor ngidul, mulailah sesi keluhan. Teman saya ini mengeluh dengan pekerjaannya. Dia bilang dia gak maju &#8211; maju progressnya, baik secara ilmu, kompetensi diri, maupun secara finansial. Dia bilang ke saya kurang lebih begini : &#8220;Kalo kamu liat sih mungkin.., OK banget tuh.. Perusahaan lokal yang sudah mendunia&#8230;! Perusahaan bonafit, dan pasti bangga dong karena itu karya anak negri. Tapi enggak gitu bro. Keliatan dari luarnya aja. Di dalem sih.., mentok..!&#8221;.</p>
<p>Ada beberapa hal yang dia utarakan. Salah satu yang saya ingat : &#8220;Aahh bro.. Sia &#8211; sia semua yang diajarkan di kuliah itu. Gak kepake ilmunya. Padahal bidang kerjaku udah sesuai dengan latar belakang pendidikan di kuliah dulu. Sia &#8211; sia ngulang mata kuliah susah &#8211; susah.&#8221; Biar suasananya enggak terlalu kaku saya jawab &#8220;Lah.., salah siapa ngulang &#8211; ngulang mata kuliah. Sekali aja, cukup. Kalau ndak paham berarti mampunya segitu.. Ha..ha&#8230;&#8221;  *ya ini konteksnya bercanda tentunya. (sebagai catatan, teman saya ini kuliahnya dulu di bidang sains).</p>
<p>Usut punya usut, dasar keluhannya itu sebenarnya satu, dan saya rasa itu juga keluhan semua karyawan di dunia.. PENDAPATAN. <span id="more-950"></span>Teman saya ini, beberapa bulan terakhir seolah &#8211; olah baru terbuka matanya. Dia baru tahu kalau omset jualan gorengan itu bisa jutaan per minggu. Kalau dihitung &#8211; hitung keuntungannya bisa beberapa kali lipat gajinya saat ini. Kemudian ada temannya yang dulu kuliahnya biasa aja, sekarang berpenghasilan beberapa puluh ribu dollar dengan bekerja sebagai freelancer web designer dengan client rata &#8211; rata dari Amerika dan Eropa. Belum lagi cerita tentang beberapa temannya yang lain yang gagal meneruskan kuliah (karena masalah biaya), tapi sekarang sudah jadi juragan di daerahnya masing &#8211; masing. Dia merasa terpukul sepertinya. Ahh.. kalau saja dia menceritakan hal itu bukan dalam rangka mengeluh, saya punya banyak stok cerita pengalaman serupa yang lebih &#8220;sadis&#8221; lagi.. <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Teman saya ini menambahkan, kalau dia tahu bakal kaya gini kerasnya kehidupan setelah bekerja, dia bakal lebih banyak belajar skill &#8211; skill yang dibutuhkan pasar sewaktu jaman kuliah dulu. Ketika saya tanya : &#8220;Ya udah.., sekarang aja diasah skillnya..&#8221;. Dia menimpali : &#8220;Yaaaah.. udah telat bro..&#8221;. Lalu ketika saya tanya apakah dia bahagia dengan pekerjaannya sekarang? Jawabannya (dan mungkin juga jawaban 80% pekerja di Jakarta *hahaha..*) : ENGGAK. Saya tanya, kalau begitu apa yang dia cari disitu, dia bilang gak tahu. -_-&#8217;</p>
<p>Lalu teman saya ini bilang.., &#8220;Ahh.. kalau gini &#8211; gini terus, mending pulang kampung aja lah. Ternak ayam atau bebek. Sama aja juga dapatnya&#8221;. Saya tanya balik : &#8220;Lah kalau gitu kenapa gak segera resign terus pulang kampung?&#8221;. Jawabannya (dan lagi2 mungkin juga jawaban 80% pekerja asal luar Jakarta) : &#8220;Malu bro.. Dari kuliah aku udah di P. Jawa ini, di perguruan tinggi yang top pulak. Orang &#8211; orang tahunya aku kerja di perusahaan besar di Jakarta. Masa tiba &#8211; tiba pulang kampung terus ternak ayam.. &#8221;</p>
<p>Hmm.. iya &#8211; ya.., mungkin itu yang ada di pikiran sebagian besar orang yang sebenarnya tersiksa ketika bekerja di ibukota, walaupun dia punya peluang lebih baik jika pulang ke kampung halamannya.</p>
<p>Ya..ya.., saya tahu, sebagian dari anda pasti berpikir (dalam bahasa paling &#8220;halus&#8221;-nya) : Kalau dia emang pinter.., kuliahnya pinter.., di kampus yang bagus pulak.., pikirannya harusnya lebih maju !  Kalau kaya gitu, dia belum layak lulus.</p>
<p>Tapi, bukan dia saja yang mengutarakan hal itu. Saya rasa mungkin anda juga pernah mendengar hal sejenis.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2011/05/general/masa-tiba-tiba-pulang-kampung-terus-ternak-ayam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hore.. Horray.. Array !</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2008/06/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/hore-horray-array/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2008/06/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/hore-horray-array/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 20:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Penting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2008/06/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/hore-horray-array/</guid>
		<description><![CDATA[Seumur &#8211; umur baru kali ini aku berkutat dengan array sampai 4 hari. Berbagai cara manipulasi array (dan Object dari Class yang berada di dalam array) telah kulakukan. Dan itu hanya demi berjalannya satu titik kecil dalam skripsi saya. Ini dia titik kecil itu : Ternyata bikin program itu menyenangkan susah ya ? [code lang="php"] [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seumur &#8211; umur baru kali ini aku berkutat dengan <strong>array</strong> sampai 4 hari. Berbagai cara manipulasi array (dan Object dari Class yang berada di dalam array) telah kulakukan. Dan itu hanya demi berjalannya satu titik kecil dalam skripsi saya. Ini dia titik kecil itu :</p>
<p>Ternyata bikin program itu <strike>menyenangkan</strike> susah ya ?</p>
<p>[code lang="php"]</p>
<p>			$xid = 0;<br />
			$x_label = array();</p>
<p>			// Memasukkan data sensor ke $datas<br />
			foreach($params as $param) {<br />
				$datas[$param->sensor_id][] = $param->data;</p>
<p>				if($xid < ($data_count/$param_count)) {<br />
			        $x_label[] = $param->date;<br />
			        $xid++;<br />
				}<br />
			}</p>
<p>			// Menyiapkan data untuk dimasukkan ke chart<br />
			$data_grafik = array();</p>
<p>			foreach($sensors as $sensor) {<br />
			    $stat_data = array();</p>
<p>			    foreach($datas[$sensor->id] as $data_sensor) {<br />
    		        $stat_data[] = $data_sensor;<br />
			    }</p>
<p>			    $data_grafik[$sensor->name] = array(<br />
                        'color' => $sensor->color,<br />
                        'font_size' => 11,<br />
                        'data' => $stat_data,<br />
                        'circle' => '2',<br />
                        'width' => 1<br />
                    );</p>
<p>			}</p>
<p>[/code]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2008/06/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/hore-horray-array/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanggapan untuk : Seruan agar Indonesia &#8220;Boros Energi&#8221;</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2008/05/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/tanggapan-untuk-seruan-agar-indonesia-boros-energi/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2008/05/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/tanggapan-untuk-seruan-agar-indonesia-boros-energi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 May 2008 17:53:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[energi]]></category>
		<category><![CDATA[hydrogen]]></category>
		<category><![CDATA[nuklir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2008/05/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/tanggapan-untuk-seruan-agar-indonesia-boros-energi/</guid>
		<description><![CDATA[Menanggapi tulisan dari Om Sambalewa tentang seruan agar Indonesia &#8220;boros energi&#8221;. Saya pernah mengambil kuliah Kebijakan Energi dan Energi Terbarukan. Walaupun tidak menguasai semuanya, tetapi saya tahu sedikit &#8211; sedikit. Ada beberapa hal yang membuat mengapa penggunaan Energi Surya sebagai sumber energi utama cukup sulit. Inilah beberapa alasannya : Panel surya relatif mahal harganya. Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menanggapi tulisan dari Om Sambalewa tentang seruan agar Indonesia <a href="http://sambalewa.web.id/2008/05/03/27/" target="_blank">&#8220;boros energi&#8221;</a>.</p>
<p>Saya pernah mengambil kuliah Kebijakan Energi dan Energi Terbarukan. Walaupun tidak menguasai semuanya, tetapi saya tahu sedikit &#8211; sedikit. Ada beberapa hal yang membuat mengapa penggunaan Energi Surya sebagai sumber energi utama cukup sulit. Inilah beberapa alasannya :</p>
<ol>
<li>Panel surya relatif mahal harganya. Di India sudah pernah diterapkan. Bahkan pemerintahnya menetapkan program &#8220;Power for All 2012&#8243;. Di dalam program ini tiap rumah diharapkan mendapatkan sumber listrik, dengan <strong>tetap menggunakan minyak sebagai sumber energi utama</strong>. Pemerintah India sendiri tahun 1987, melalui Kementrian Sumber Energi Non Konvensional (MNES) &#8211; nya telah membentuk Indian Renewable Energy Development Agency Limited (IREDA) untuk membantu pengembangan teknologi energi terbarukan (surya, angin, hidro, biomass dan energi laut). Nah MNES dan IREDA inilah yang mensubsidi biaya pembeliar SolarCell sehingga harganya di penduduk menjadi cukup terjangkau.</li>
<li>Efisiensi energi surya untuk jadi listrik sangat kecil.. Kalau tidak salah tidak sampai 40%. Bandingkan dengan nuklir yang bisa 60% lebih.. <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  . Perbandingannya adalah <strong>14 juta</strong> sistem PV yang telah diinstalasi di India, &#8220;hanya&#8221; mampu menghasilkan listrik dengan kapasitas 335 MW. Sementara satu PLTN bisa menghasilkan listrik 30 GW selama 60 tahun. *lho kok nuklir lagi..? <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Efisiensi paling tinggi di daerah yang sekitar garis tropis. Sementara P.Jawa yang mengkonsumsi energi listrik paling besar tidak berada dekat garis khatulistiwa. Kapasitas listrik terpasang dari PLN untuk Jawa-Bali tahun 2002 saja sudah 18 GW, dengan beban puncak 137 GW. *akhirnya lihat lagi catatan &amp; tugas kuliah.. hi..hi..</li>
<li>Efisiensi paling besar jika matahari pada posisi yang tepat dengan panel surya penangkap sinar. Untuk itu berarti panel surya harus dibuat otomatis mengikuti posisi matahari. Teknologinya cukup membengkakkan biaya. *lirik bung <a href="http://Pogung177.com">Pogung177</a> yang skripsinya seputar ini <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ..</li>
<li>Karena matahari tidak bersinar 24 jam, maka dibutuhkan media penyimpan. Paling dekat ya aki. Dengan begitu jika Indonesia mengandalkan energi surya untuk sumber utama energinya, setidaknya tiap rumah punya satu aki dengan daya tampung yang cukup besar. Kenapa harus cukup besar? Karena jika daya tampungnya kecil, jika 1 hari saja matahari tidak bersinar cerah, maka listrik di dalam aki akan segera habis, dan semua peralatan listrik yang digunakan (kompor listrik, tv, setrika, pompa air, dll) otomatis tidak bisa bekerja. Otomatis ngeblog pun terganggu.. <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </li>
</ol>
<p>Lalu apakah di Indonesia Energi Surya tidak bisa dimanfaatkan ? <span id="more-390"></span><br />
Tentu saja bisa. Saat ini saja sudah banyak tempat di Indonesia yang memanfaatkan energi surya sebagai sumber energi listrik. Hal ini diterapkan dengan penyediaan listrik perdesaaan melalui sistem mini-grid atau solar home system (SHS).</p>
<p>Tetapi SHS ini bukan sebagai sumber energi listrik utama rumahan, kebanyakan digunakan untuk :</p>
<ol>
<li>Supply kebutuhan air (di daerah yang mengandalkan air tanah tetapi tidak ada sumber listrik)</li>
<li>Saran penjernihan air</li>
<li>Rumah peribadatan</li>
<li>Sarana kesehatan</li>
<li>Rambu lalu lintas</li>
<li>Sarana pendidikan</li>
<li>dll</li>
</ol>
<p>Jadi, untuk saat ini sepertinya berbagai jenis energi terbarukan masih belum dapat menggantikan sumber energi fosil (minyak bumi dan batubara) sebagai sumber utama energi kita (listrik). *gak tau deh dengan Blue Energy yang konon menggemparkan itu..*.</p>
<p>Solusi lain ?<br />
Ehhmm&#8230; melanjutkan proyek PLTN Semenanjung Muria ? <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>(<em>konon kabarnya, ketua GreenPeace pun sudah setuju dengan PLTN</em>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2008/05/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/tanggapan-untuk-seruan-agar-indonesia-boros-energi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogoforia Fisika Teknik UGM 2003</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2008/02/general/blogoforia-fisika-teknik-ugm-2003/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2008/02/general/blogoforia-fisika-teknik-ugm-2003/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 08:42:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[fisika teknik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2008/02/general/blogoforia-fisika-teknik-ugm-2003/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam 6 bulan belakangan ini, banyak bermunculan blog &#8211; blog baru dari teman &#8211; teman seangkatanku di kampus. Kalau penghujung tahun 2004 dulu, biasanya mereka sering bingung melihat aku membuat tulisan gak jelas di internet.. (nge-blog). Waktu itu blog ini masih pake WP 1.2, dengan alamat : silaban.student.ugm.ac.id . Tapi sekarang banyak dari mereka sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam 6 bulan belakangan ini, banyak bermunculan blog &#8211; blog baru dari teman &#8211; teman seangkatanku di kampus. Kalau penghujung tahun 2004 dulu, biasanya mereka sering bingung melihat aku membuat tulisan gak jelas di internet.. (nge-blog). Waktu itu blog ini masih pake WP 1.2, dengan alamat : silaban.student.ugm.ac.id . Tapi sekarang banyak dari mereka sudah memiliki blog sendiri, dan tiap hari makin bertambah :</p>
<ul>
<li><strong><a href="http://okto.silaban.net/2007/12/general/indonesia-memenangkan-mondialogo-engineering-award-20062007/">Thomas Ari Negara</a></strong> : Termasuk pemain lama di jagad web dulunya blognya pake <strong>PHP-Nuke</strong>, pake hosting <strong>UGM</strong>. Sekarang punya hosting sendiri, tema spesifik (<strong>Hydrogen Fuel Cell</strong> ), dan bahasa pengantarnya bahasa Inggris. &#8211; <a href="http://Hydrogen-FC.com">Hydrogen-FC.com</a>.</li>
<li><strong>M. Ery Wijaya</strong> (mendapat beasiswa, kuliah di Thailand) : Bersama Thomas, dan tim dari <a href="http://kamase.org">KAMASE</a> lainnya, berhasil memenangkan Mondialogo Engineering Award (tingkat dunia) &#8211; <a href="http://www.ery-wijaya.web.ugm.ac.id/">ery-wijaya.web.ugm.ac.id</a></li>
<li><strong>Rizqy Sultan Alfaroby</strong> (sekarang dah Haji) : Nih masuk yang baru, tapi aktif menulis dan mengomentari &#8211; <a href="http://alfaroby.wordpress.com">alfaroby.wordpress.com</a><strong>.</strong></li>
<li><strong>Dian Nandi W</strong> (Bosnya pameran komputer Digicomp Expo) : Dulu sempat aktif, tapi tiba &#8211; tiba mati suri, sekarang idup lagi -<a href="http://prabuwardhana.wordpress.com"> prabuwardhana.wordpress.com</a></li>
<li><strong>Rangga Kusuma</strong> (Pecinta alam sejati) : Gak begitu aktif blognya, tetapi masih sesekali diisi &#8211; <a href="http://justrangga.wordpress.com">justrangga.wordpress.com</a></li>
<li><strong>Ilmiyatul</strong> : cewek satu &#8211; satunya di Fistek 2003 yang aktif nge-blog &#8211; <a href="http://ilmiyatul.wordpress.com">ilmiyatul.wordpress.com</a></li>
<li><strong><a href="http://RuangTNTujuh.wordpress.com">RuangTNTujuh.wordpress.com</a></strong> : Ini blognya yang ngurusin si Rizqy tadi, tapi siapa saja anak Fisika Teknik 2003 bisa mengisinya. Isinya tulisan seputar anak &#8211; anak <strong>Fistek 2003 &#8211; UGM</strong>.</li>
</ul>
<p>Setelah ini mungkin akan segera menyusul yang lainnya.. Gak heran Detik pun akhirnya mengeluarkan <a href="http://BlogDetik.com">BlogDetik.com</a> (layanan serupa <a href="http://Wordpress.com">WordPress.com</a>).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2008/02/general/blogoforia-fisika-teknik-ugm-2003/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Memenangkan Mondialogo Engineering Award 2006/2007</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2007/12/general/indonesia-memenangkan-mondialogo-engineering-award-20062007/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2007/12/general/indonesia-memenangkan-mondialogo-engineering-award-20062007/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2007 14:01:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[teknik fisika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okto.silaban.net/2007/12/general/indonesia-memenangkan-mondialogo-engineering-award-20062007/</guid>
		<description><![CDATA[Thomas Ari Negara baru saja pulang dari Mumbai, India sewaktu saya menemuinya di kos &#8211; kosannya yang hanya berjarak sekitar 50m dari kos saya. Dia mewakili tim dari KAMASE (Komunitas Mahasiswa Sentra Energi) &#8211; Jurusan Teknik Fisika UGM untuk mempresentasikan proposal hasil penelitiannya mengenai potensi penggunaan Tenaga Surya sebagai pembangkit listrik untuk daerah Panggang, Bantul, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2007/12/mondialogo.jpg" title="KAMASE @ Mondialogo Engineering Award"><img src="http://okto.silaban.net/wp-content/uploads/2007/12/mondialogo.jpg" alt="KAMASE @ Mondialogo Engineering Award" align="left" /></a><strong><a href="http://thomasworld.web.ugm.ac.id">Thomas Ari Negara</a></strong> baru saja pulang dari <strong>Mumbai</strong>, <strong>India</strong> sewaktu saya menemuinya di kos &#8211; kosannya yang hanya berjarak sekitar 50m dari kos saya. Dia mewakili tim dari <strong><a href="http://kamase.org">KAMASE</a></strong> (Komunitas Mahasiswa Sentra Energi) &#8211; <strong><a href="http://kmtf.ft.ugm.ac.id">Jurusan Teknik Fisika UGM</a></strong> untuk mempresentasikan proposal hasil penelitiannya mengenai potensi penggunaan Tenaga Surya sebagai pembangkit listrik untuk daerah <strong>Panggang, Bantul, Yogyakarta</strong>. Tim KAMASE ini terdiri dari : <strong>Thomas Ari Negara, Bayu Utomo, Eri Wijaya, Ahmad Fajar</strong> &#8211; (Fisika Teknik 03) dan <strong>Elsa Melfiana</strong> (Teknik Nuklir 03).</p>
<p>Proposal hasil penelitian tim KAMASE ini diikutkan dalam ajang tahunan <strong><a href="http://mondialogo.org">Mondialogo Engineering Award</a></strong>. Untuk seleksi awal, tim KAMASE berhasil masuk dalam <strong>30 nominasi terbaik dari seluruh dunia</strong>. Dan setelah melalui berbagai tahap seleksi, termasuk presentasi di Mumbai &#8211; India tersebut, akhirnya tim KAMASE berhasil masuk dalam 10 yang terbaik, dan berhak mendapatkan dana proyek sebesar 20.000 Euro.</p>
<p>KAMASE tentunya tidak bekerja sendiri. Mondialogo Engineering Award ini mensyaratkan tim yang dibentuk harus merupakan kerjasama dari negara berkembang dan negara maju. KAMASE akhirnya mendapatkan partner dari Curtin University of Technology, Australia dengan fasilitasi dari <strong><a href="http://tf.ugm.ac.id/Ina/staf.html">Ahmad Agus, ST, M.Sc</a></strong> (dosen <a href="http://tf.ugm.ac.id">Jurusan Teknik Fisika &#8211; UGM</a>) yang sedang melanjutkan studi PhD nya di Australia. Tim dari Australia selain Ahmad Agus, ST, M.SC adalah : YU Zhao, Susanne Sugiarto, Richard Barnett dan satu orang dari Iraq, Hussam Khalaf.</p>
<p>Hal menarik yang ditekankan Thomas adalah penelitian yang masuk dalam Mondialogo Engineering Award bukanlah teknologi yang super modern dan futuristik seperti dalam jurnal &#8211; jurnal ilmiah (nanoelektronik, bioelektronik, astronomi modern, teknologi internet, nuklir, dll). Melainkan teknologi &#8211; teknologi sederhana, tetapi yang berpengaruh langsung pada masyarakat luas. Seperti penelitian tim KAMASE yang mengambil lokasi daerah Panggang, Bantul. Daerah ini kesulitan sumber listrik dan suplai air setelah pasca <strong>Gempa Jogja Mei 2006</strong> lalu.</p>
<p>Penelitian KAMASE ini adalah merancang bagaimana menggunakan energi terbarukan (energi angin, mikrohidro dan tenaga surya) untuk menyediakan sumber energi dan suplai air yang berkelanjutan bagi daerah Panggang, Bantul, Yogyakarta. Dengan begitu proses recovery daerah ini setelah Gempa Mei 2006 Jogja lalu bisa berjalan dengan baik.</p>
<p><strong>Tentang India</strong></p>
<p>&#8220;Ahh.., jebule India ki podho wae karo Indonesia. Malah ketoke isih mendingan Indonesia.. Tenan..&#8221;. Begitu ujar Thomas ketika ditanyakan apa kesannya tentang India. Dalam Bahasa Indonesia kurang lebih terjemahannya &#8220;Ah, ternyata India itu sama aja dengan Indonesia. Malah kayanya masih mendingan Indonesia.. Beneran..&#8221;. Saya akhirnya percaya setelah melihat rekaman di handycam yang dia bawa saat ke India.</p>
<p>Lebih lanjut dia bercerita &#8220;Aku bingung lihat orang &#8211; orang disana. Aku sempat ngelewatin satu daerah. Jadi di satu jalan panjang itu, ada orang &#8211; orang banyak boker di pinggir jalan itu gitu aja.. &#8220;.  Hah?!! Anda tidak percaya.., coba saja tanya kenalan anda yang pernah ke Mumba, India.</p>
<p>Terlepas dari &#8220;kebiasaan&#8221; orang India yang aneh tersebut, mulai sekarang sepertinya kalangan akademisi di Indonesia harus kembali disadarkan tentang pentingnya teknologi sederhana dan penerapannya. Teknologi maju seperti Mainframe, Clustering multi PC, Reaksi Fusi, MicroRobotic, Hydroelectric, dsb akan menjadi tidak berguna ketika anda berada di daerah pedalaman Indonesia. Dimana jangankan listrik, atau baju, kain saja tidak ada. 20 km dari Kota Mojokerto saja banyak daerah yang belum tersentuh listrik. Di Propinsi Jambi, masih sering terjadi pemadaman listrik bergilir. <strong>Kita memang harus berjalan, tetapi sebelum berjalan pastikan anda punya kaki..</strong></p>
<p>Foto : Thomas (baju batik), Ahmad Agus, ST, M.Sc (memegang mic) . Foto diambil dari situs Mondialogo.org</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2007/12/general/indonesia-memenangkan-mondialogo-engineering-award-20062007/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tim Robot Teknik Fisika</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2005/01/general/tim-robot-teknik-fisika/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2005/01/general/tim-robot-teknik-fisika/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2005 15:18:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kmtf.ft.ugm.ac.id/silaban/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Senin kemarin akhirnya proposal untuk KRCI (Kontes Robot Cerdas Indonesia &#8211; www.kri.or.id) selesai juga, dan udah dikirim lewat Rektorat UGM. Sadis juga kalo ingat &#8211; ingat gimana tim kami ngerjain proposal ini.. , sampai gak tidur semalaman, padahal paginya ujian ada 2 mata kuliah : Matematika Teknik sama Elektronika.. Gagal semua deh. GILA&#8230;!! Ada hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Senin kemarin akhirnya proposal untuk KRCI (Kontes Robot Cerdas Indonesia &#8211; www.kri.or.id) selesai juga, dan udah dikirim lewat Rektorat UGM. Sadis juga kalo ingat &#8211; ingat gimana tim kami ngerjain proposal ini.. , sampai gak tidur semalaman, padahal paginya ujian ada 2 mata kuliah : Matematika Teknik  sama Elektronika.. Gagal semua deh. GILA&#8230;!!</p>
<p>Ada hal yang cukup mengejutkan sewaktu proposal diantarkan ke gedung pusat UGM. Menurut mereka sampai saat itu baru ada 3 proposal untuk KRCI yang masuk ke rektorat. Sedangkan untuk KRI sangat banyak (kalau nggak bisa dibilang &#8220;membludak&#8221;). Dari Teknik Fisika aja ada 7 proposal, dari Teknik Elektro 8 proposal, Teknik Mesin ada 4 proposal, LPKTA setahuku ada 1 proposal. Itu baru dari fakultas teknik. Dengar &#8211; dengar dari MIPA, jurusan Elektronika Instrumentasi ngirimin 2 proposal juga. Gilaa&#8230;, dari sekampus sendiri aja segitu banyaknya.. padahal paling banyak diterima cuma 5 tim (5 ini termasuk tim KRCI). Serem juga persaingannya.., untung aja aku gak jadi ikut yang KRI, padahal sudah sempat mendaftar di panitia KRI lho. Doain ya biar proposal KRCI tim ku diterima.. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2005/01/general/tim-robot-teknik-fisika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>45</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CD Ubuntu Linux</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2005/01/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/cd-ubuntu-linux/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2005/01/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/cd-ubuntu-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Jan 2005 09:52:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kmtf.ft.ugm.ac.id/silaban/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Wah.., akhirnya datang juga CD Ubuntu Linux nya. Dulu pernah dengar dari temen (anak KPLI Jogja juga) kalo dia tanggal 18 Desember lalu udah dapat. Tapi emang sih dia cuma mesan 10 paket (1 paket 2 CD : live CD dan install CD). Nah tak disangka, kemaren (4 Januari 2005) Cd Ubuntu yang kupesan dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wah.., akhirnya datang juga CD Ubuntu Linux nya. Dulu pernah dengar dari temen (anak KPLI Jogja juga) kalo dia tanggal 18 Desember lalu udah dapat. Tapi emang sih dia cuma mesan 10 paket (1 paket 2 CD : live CD dan install CD). Nah tak disangka, kemaren (4 Januari 2005) Cd Ubuntu yang kupesan dari internet (http://shipit.ubuntulinux.org  < -- gratiss..!!) dateng juga. Emang sih rada repot, soalnya musti jemput sendiri ke kantor Pos di Plemburan (daerah Ring Road - Jogjakarta). Dan yang mengejutkan, sekaligus membuktikan komitmen dari sponsor Ubuntu Linux adalah CD yang kuterima tepat berjumlah 60 paket (jadi ada 120 keping Cd, beserta cover dan dudukan Cd nya..) Gila....!! <span id="more-20"></span></p>
<p>Bayangin coba, OS yang termasuk sangat bagus, dicetak di CD, dipesan gratis, dan dikirim langsung dari Belanda (walaupun pusatnya Inggris) tanpa biaya apapun kecuali biaya bea cukai 7000. Ingat Rp. 7000 untuk berapa CD pun (walaupun ada beberapa petugas pos yang menyalahi aturan ini.. ). Jadi temenku pesan 10 paket, bayarnya Rp. 7000 dan aku pesan 60 paket (120 CD !!)tetap bayar Rp. 7000.</p>
<p>Mungkin kalian bingung ya.., kok banyak amat.., buat apaan? He..he., sebenarnya sih ini buat proyek di kampus. Jadi di kampusku (Teknik Fisika UGM) mo bikin club Linux, dan ntar acuannya kayaknya Ubuntu ini.., soalnya bener &#8211; bener free (seperti distro &#8211; distro Debian based pada umumnya), dan lumayan mudah pengoperasiannya.</p>
<p>Ayo&#8230; ayo yang mau pesan segeralah sebelum terlambat, he..he.h.e. </p>
<p>STOP PEMBAJAKAN&#8230;!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2005/01/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/cd-ubuntu-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Implementasi / Aplikasi Nyata Linux di Dunia Teknik (Engineering)</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2004/11/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/implementasi-aplikasi-nyata-linux-di-dunia-teknik-engineering/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2004/11/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/implementasi-aplikasi-nyata-linux-di-dunia-teknik-engineering/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2004 23:18:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kmtf.ft.ugm.ac.id/silaban/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Linux memang telah menjadi suatu hal yang fenomenal di dunia Komputer. Banyak orang dan perusahaan yang berganti sistem operasinya ke Linux dengan berbagai alasan. Dan hal ini ini pun tidak hanya terjadi di dunia web atau server saja. Linux kini telah merambah ke berbagai bidang. Ada yang di dunia Robotik, Embedded Linux, Biologi, Kedokteran, Kimia, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Linux memang telah menjadi suatu hal yang fenomenal di dunia Komputer. Banyak orang dan perusahaan yang berganti sistem operasinya ke Linux dengan berbagai alasan. Dan hal ini ini pun tidak hanya terjadi di dunia web atau server saja. Linux kini telah merambah ke berbagai bidang. Ada yang di dunia Robotik, Embedded Linux, Biologi, Kedokteran, Kimia, Percetakan, dll. Dan tentu saja tak lupa dunia teknik (engineering) &#8211; yang akan saya bahas, ato bisa disebut Linux on Engineering Implementation.<span id="more-14"></span></p>
<p>Aku saat ini kuliah di Fisika Teknik (Teknik Fisika) UGM. Dan saat ini aku make distro Ubuntu Linux, setelah lama make RedHat dan Fedora. Tentunya komputer di bidang kuliahku punya pendalaman yang berbeda dengan Linux pada umumnya (karena &#8220;sepertinya&#8221; pada umumnya Linux itu lebih cenderung ke dunia Server, Web, Networking , dkk <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Dan karena aku kuliah di dunia Teknik, maka komputer pun merupakan salah satu &#8220;alat bantu&#8221; pekerjaan / kuliahku. Berbeda dengan orang &#8211; orang yang kuliah di Informatika atau Ilmu Komputer, karena disana Komputer memang menjadi subjek utama. Pada awalnya aku bingung, apa yang bisa dipake daari Linux untuk membantu pekerjaan / kuliah di dunia Teknik. Ternyata emang bisa. Nih beberapa contoh yang bisa saya paparkan :
<ul>
<li>OpenOffice.org &#8211; writer : Buat bantuin dalam mbikin laporan &#8211; laporan praktikum, atau pembuatan makalah. </li>
<li>g++ : Buat ngerjakan pemrograman C++, karena di Jurusanku ada mata kuliah Pemrograman Komputer dengan C++.</li>
<li>xpdf : Buat baca baca laporan yang diketik dengan OpenOffice tapi udah ditransfer ke PDF</li>
<li>octave : Untuk perhitungan matematik , buat ngerjakan tugas matakuliah Metode Numerik</li>
<li>tkgate : Buat simulasi Elektronika. Enggak sebagus Electronic Workbench sih, tapi untuk ukuran Linux lumayanlah.. <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li>PCB (ini nama program lho..): Buat bikin gambar rangkaian elektronika yang mau di cetak ke PCB.</li>
<li>Kwrite, gEdit, Nedit, Vi, pico : Kesemuanya teks editor, kupake buat bikin program C++ atopun Python.</li>
</ul>
<p>Nah itu tuh yang biasa kupake. Tapi memang hal &#8211; hal di atas belum mencerminkan &#8220;keteknikan&#8221;, kalo mau yang nyatanya sih ada. Berikut ini dokumentasi yang kudapat dari Pak Alexander Agung &#8211; dosen Jurusan Teknik Fisika UGM yang saat ini sedang menyelesaikan kuliah S3 nya di Tu Delft, Belanda, berikut petikannya :<br />
<em>Programming language:<br />
Fortran 90/95, compilernya menggunakan &#8220;Intel Fortran (ifort) for<br />
linux&#8221;, free unsupported version, bisa didownload dari homepagenya<br />
intel.com<br />
Kadang untuk testing saya pakai &#8220;Lahey Fortran 95 for linux&#8221; (non-free,<br />
TU Delft campus license).<br />
Code-code atau program-program perhitungan fisika reaktor (terutama utk keperluan<br />
verifikasi dan benchmark) itu sebagian besar (atau mungkin boleh<br />
dikatakan hampir semua) ditulis pakai Fortran.<br />
<br />
Untuk scripting, saya pakai Perl. Sebenarnya ingin belajar Python, tapi<br />
belum punya waktu luang.<br />
<br />
Typesetting (untuk bikin report dan penulisan disertasi):<br />
Saya pakai LaTeX dengan front-end Kile. Untuk melihat outputnya saya<br />
pakai xdvi dan xpdf. Dulu waktu masih menggunakan SuSE, saya pakai Kdvi<br />
dan Kpdf. Untuk memanage bibliografi, saya menggunakan JabRef.<br />
<br />
Scientific computing:<br />
Octave (mirip dengan Matlab)<br />
<br />
Symbolic math:<br />
Maple for linux (non-free, campus license). Ingin belajar Maxima, tapi<br />
belum sempat.<br />
<br />
Data visualization/plotting:<br />
xmgr / grace utk 2D plot<br />
<br />
Utk bikin contour plot dan vector plot dari hasil output program saya,<br />
saya pakai  plotmtv<br />
<br />
Spreadsheets (jika dibutuhkan):<br />
gnumeric</em>
</p>
<p>Kemudian contoh nyata penggunaannya, berikut petikannya : <br />
<em> Karena<br />
saya<br />
bidangnya di teknik nuklir, jadi saya bicaranya cuma di situ saja <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Utk perhitungan2 reaktor banyak, misalnya sistem SCALE (mulai dari<br />
pembangkitan tampang lintang, perhitungan sel, transport neutron 1D,<br />
monte carlo 3D, perhitungan shielding, burn-up, dsb), kemudian EVENT<br />
(perhitungan neutronika 2D/3D menggunakan metode elemen hingga). Di<br />
samping itu ada program MCNP (Monte Carlo N-Particles untuk perhitungan<br />
reaktor, perhitungan dosis radiasi atau dosimetri, perhitungan response<br />
detektor, dsb) dan program EGS (Electron Gamma Shower, untuk<br />
perhitungan<br />
shielding, dsb). Untuk yg terkait dengan ilmu bahan, misalnya program<br />
ABINIT (untuk perhitungan interaksi antara radiasi dengan material),<br />
juga program TRIM (berkaitan dengan perhitungan cacat material akibat<br />
radiasi).<br />
<br />
Utk di bidang keteknikan yg lain pasti masih banyak. Saya tahu misalnya<br />
di TU Delft ada yg mengembangkan software utk keperluan visualisasi<br />
bioengineering. Juga untuk CFD (computational fluid dynamics),<br />
molecular<br />
dynamics, lattice-boltzmann. </em></p>
<p> Nah sekarang udah mulai ada sedikit pencerahan kan mengenai aplikasi Linux di dunia teknik. Hmm.., jangan lupa untuk tetap mendalami teori &#8211; teori di dunia teknik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2004/11/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/implementasi-aplikasi-nyata-linux-di-dunia-teknik-engineering/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Milis Teknik Fisika UGM</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2004/11/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/milis-teknik-fisika-ugm/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2004/11/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/milis-teknik-fisika-ugm/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2004 22:49:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kmtf.ft.ugm.ac.id/silaban/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Pengumuman nih sebenarnya&#8230;, jadi selama iini, sebetulnya banyak yang belum tau kalo Jurusan Teknik Fisika (dulu bernama Jurusan Teknik Nuklir) punya milis. Namanya teknik-nuklir@yahoogroups.com. Syarat boleh gabung milis ini : 1. Mahasiswa Jurusan Teknik Fisika FT UGM atau Alumnus Jurusan Teknik Fisika FT UGM atau Civitas Akademica Jurusan Teknik Fisika FT UGM atau Pihak luar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengumuman nih sebenarnya&#8230;, jadi selama iini, sebetulnya banyak yang belum tau kalo Jurusan Teknik Fisika (dulu bernama Jurusan Teknik Nuklir) punya milis.  Namanya teknik-nuklir@yahoogroups.com. Syarat boleh gabung milis ini :<br />
1. Mahasiswa Jurusan Teknik Fisika FT UGM atau Alumnus Jurusan Teknik Fisika FT UGM atau Civitas Akademica Jurusan Teknik  Fisika FT UGM atau Pihak luar yang memiliki keterkaitan baik fisik, rohani, moral, dll dengan Teknik Fisika, baik yang pro maupun yang kontra.<br />
2. Sehat rohani<br />
3. Tidak memiliki niat buruk dalam bergabung<br />
di milis ini.<br />
4. Berniat rajin posting di milis ini<br />
<br />
Cara gabungnya :  (Klik more&#8230;)<span id="more-9"></span>
<p>
1.  Sebelumnya kamu harus mempunyai account digroups. yahoo.com (Kalo kamu dah punya email di Yahoo! lebih baik gunakan aja account itu).<br />
2. Browse ke alamat ini : http://groups.yahoo.com/<br />
3. Klik bagian &#8220;Sign In&#8221; . Login lah menggunakan account anda tersebut. <br />
4. Browse ke alamat ini :http://groups.yahoo.com/group/teknik-nuklir/<br />
5. Klik menu &#8220;Join this Group&#8221;.<br />
6. Ikuti lah langkah selanjutnya.<br />
7. Jika berhasil anda akan menerima konfirmasi dari moderator milis ini.</p>
<p>Sekian dulu yah.., jangan lupa kasih komentar yah.. <img src='http://okto.silaban.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2004/11/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/milis-teknik-fisika-ugm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Engineering Physic UGM &#8211; Fisika Teknik UGM (Universitas Gadjah Mada &#8211; Jogja)</title>
		<link>http://okto.silaban.net/2004/11/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/engineering-physic-ugm-fisika-teknik-ugm-universitas-gadjah-mada-jogja/</link>
		<comments>http://okto.silaban.net/2004/11/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/engineering-physic-ugm-fisika-teknik-ugm-universitas-gadjah-mada-jogja/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2004 22:45:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kmtf.ft.ugm.ac.id/silaban/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Fisika Teknik ato Teknik Fisika sih..?? Sebenarnya sih (kata dosen lho) Fisika Teknik. Tapi kok orang sering nyebut Teknik Fisika untuk Program Studi Fisika Teknik, padahal kan Teknik Fisika itu nama Jurusan. Yah emang sih.., kalo di UGM, Teknik Fisika itu adalah nama Jurusan, dan di dalam Jurusan Teknik Fisika ini ada dua Program Studi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fisika Teknik ato Teknik Fisika sih..?? Sebenarnya sih (kata dosen lho) Fisika Teknik. Tapi kok orang sering nyebut Teknik Fisika untuk Program Studi Fisika Teknik, padahal kan Teknik Fisika itu nama Jurusan. Yah emang sih.., kalo di UGM, Teknik Fisika itu adalah nama Jurusan, dan di dalam Jurusan Teknik Fisika ini ada dua Program Studi (Prodi), yaitu prodi Teknik Nuklir dan Prodi Fisika Teknik. Kalo jawaban pastinya mengenai pertanyaan di atas tadi sih sejujurnya aku kurang ngerti.</p>
<p>Kadang kalo orang nanya &#8220;Kuliah di mana ,mas?&#8221; Kalo dijawab Fisika Teknik, banyak orang yang berkata &#8220;Mmm.., jurusan Fisika yang mempelajari Teknik gitu ya?&#8221;. Nah .., padahal seharusnya kan Jurusan Teknik yang mempelajari Pengaplikasian Fisika pada dunia Teknik. Beda loh antara keduanya itu. Nah kalo gitu sekalian aja ya aku terangin apa itu jurusan Fisika Teknik.</p>
<p><span id="more-7"></span>Fisika Teknik itu nanti dalam konsentrasi nya dibagi menjadi tiga bagian yaitu : Konsentrasi Manajemen Energi, Konsentrasi Rekayasa Energi, dan Konsentrasi Instrmentasi. Nah kalo Konsentrasi Manajemen Energi ini mempelajari tentang pemanfaatan energi, penghematan, pengoptimalan suatu sumber energi yang udah ada / ditemukan. Sedangkan kalo Konsentrasi Rekayasa Energi itu mempelajari penciptaan, atau pemanfaatan suatu sumber energi baru, misal Solar System (teknologi sumber energi matahari), ato pemanfaatan air sebagai sumber energi baru pengganti bensin bagi kendaraan bermotor yang akhirnya menciptakan suatu bahan bakar yang ramah lingkungan.</p>
<p>Yang terakhir (and it&#8217;s my favourite) : Konsentrasi Instrumentasi. Konsentrasi ini mempelajari bagaimana kita menciptakan suatu alat &#8211; alat baru yang dapat dipergunakan untuk kemudahan manusia. Jadi kalo seperti yang aku dengar dari saudariku yang pernah Kerja Praktek di Perusahaan minyak, orang &#8211; orang di perusahaan minyak itu bilang kalo &#8220;anak &#8211; anak fisika teknik itu adalah orang &#8211; orang yang bisa bikin alat apa aja yang dia mau&#8221;. Misal suatu perusahaan ingin membeli alat pengukur jumlah mobil yang parkir di halaman kantornya. Nah.., alat seperti itu kan belum ada (walaupun ada paling nggak di jual umum di pasaran kan..),maka &#8220;anak &#8211; anak Instrumentasi&#8221; inilah yang membuatnya. Misal lagi, suatu rumah makan ingin memiliki alat yang bisa mengatur matinya kompor gas jika masakannya udah matang (kalo ini kayaknya belum ada deh..) , maka &#8220;anak &#8211; anak Instrumentasi&#8221; ini lah yang akan membuatkannya.</p>
<p>Dan tentu saja konsentrasi Instrumentasi ini banyak mempelajari mengenai Teknik Pengukuran,Elektronika, Sistem &amp; Kontrol, Sensor, Radiasi, dkk.., jadi mirip sih kayak Teknik Elektro. Cuma mungkin kalo Teknik Elektro mungkin lebih fokus pada analisis rangkaian elektronikanya.., kalo Fisika Teknik lebih fokus pada pengaplikasiannya (secara konsep). Jadi buat temen &#8211; temen yang masih duduk di bangku SMA, atao belum kuliah.., ini bisa jadi bahan pertimbangan lho..!!<br />
Gak rugi kan milih Fisika Teknik sebagai pilihan kalian&#8230;.</p>
<p>Forza Fisika Teknik &#8230;!!!</p>
<p>[di update pada 2 Februari 2010]</p>
<p>Tulisan di atas saya tulis 6 tahun lalu. Jadi mungkin tidak relevan lagi sekarang. Untuk mendapatkan informasi atau pendapat lain, silahkan baca komentar &#8211; komentar di bawah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okto.silaban.net/2004/11/engineering-physics-fisika-teknik-ugm/engineering-physic-ugm-fisika-teknik-ugm-universitas-gadjah-mada-jogja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>72</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

